WIRO SABLENG
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Karya: Bastian Tito
Episode : MALAM JAHANAM DI MATARAM
PUNCAK Bukit Batu Hangus, dini hari menjelang pagi. Udara dingin luar biasa karena hujan lebat baru saja berhenti. Tiupan angin seperti sembilu menyayat jangat, menusuk tulang sumsum. Dalam cuaca yang masih gelap kelihatan jelas delapan benda bersinar mengapung di udara, mengelilingi puncak bukit. Itulah delapan jimat yang dilemparkan Eyang Dukun Umbut Watukura bersama Panglima Pasukan Kerajaan Garung Parawata, Soka Kandawa Tabib Sepuluh Jari Dewa, Klingkit Kuning dan empat tokoh silat Istana berkepandaian tinggi lainnya.
Di puncak bukit, dt atas batu datar berwarna hitam gosong, Sri Maharaja Mataram Rakai Kayuwangi Dyah Uskapala duduk tak bergerak tengah melakukan tapa. Mata terpejam, dua tangan disilang di atas dada. Tubuh yang dipalut hawa sakti panas pelindung raga mengeluarkan asap ketika bersentuhan dengan udara dingin. Delapan jimat melindungi dirinya dari segala kemungkinan data
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #172 : Empat Mayat Aneh Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Entri Populer
-
WIRO SABLENG Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Karya: Bastian Tito Episode : PERJANJIAN DENGAN ROH HUTAN Ngluwer ternyata luas sekal...
-
“An, dicari Alwi tuch. Ditungguin di perpustakaan.” “Kok dia engga sms aja, Ly?” “I don’t know..” “Ya udah. Makasih ya, Lely.” Aku mengi...
-
Makanan yang dikemas biasanya disertakan tanggal kadaluarsa pada label makanan. Sebelum mengolah kembali makanan kemasan yang ada di dalam k...
-
Tessttt Okkk
Selasa, 27 September 2016
Wiro Sableng #172 : Empat Mayat Aneh
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar